Di kalangan bisnis, gadget-gadget seperti smartphone sudah menjadi alat utama bagi para pengusaha/penjual kecil hingga usaha komersil yang besar. karena fungsinya yang sangat variatif, kemampuan multitasking-nya yang canggih, hingga maraknya smartphone murah di pasaran membuat smartphone banyak diminati oleh semua kalangan. bahkan anak kecil yang masih SD pun sudah bisa menggunakan gadget semacam ini.
Dalam kesempatan itulah, bisnis aplikasi semakin meluap. salah satunya adalah bisnis jasa jual/beli barang atau jasa.Di tahun 2014, KASKUS yang merupakan forum terbesar di Indonesia, menyediakan FJB(Forum Jual Beli). kita bisa menjual barang/jasa dengan mendaftarkan akun KASKUS dan memposting barang serta harganya di FJB. Namun KASKUS bukanlah forum jual/beli pertama. Di tahun 1996, Dyviacom Intrabumi atau D-Net merilis website mall online bernama "D-Mall" yang hanya bisa di akses dari D-net. saat itu pula muncul beberapa website seperti "www.ecommerce-indonesia.com" dan Commerce Net Indonesia yang menklaim sebagai Commerce Service Provider(CSP) pertama di Indonesia[1].
E-commerce adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya.[2] Ada Beragam jenis E-commerce, yaitu[3]:
1. Collaborative Commerce (C-Commerce)
Kerjasama secara elektronik antara rekan bisnis. Kerja sama ini biasanya terjadi antara rekan bisnis yang berada pada jalur penyediaan barang (supply Chain).
2. Business-to-Consumers (B2C)
Penjual adalah suatu organisasi dan pembeli adalah individu.
3. Consumer-to-Business (C2B)
Pada jenis ini, konsumen memberitahukan barang atau layanan yang dibutuhkannya, dan selanjutnya organisasi-organisasi bersaing untuk menyediakan barang atau layanan tersebut kepada konsumen.
4. Consumer-to-consumer
Penjualan barang atau layanan antara individu.
5. Intrabusiness(Intraorganizational)Commerce
Pada jenis ini, organisasi menggunakan E-Commerce untuk meningkatkan kegiatan operasi organisasinya. Hal ini dikenal juga dengan sebutan Businessto- Employee (B2E).
6. Government-to-Citizens (G2C) and to others
Pemerintah menyediakan layanan kepada masyarakat melalui teknologi ECommerce. Pemerintah juga dapat melakukan bisnis dengan pemerintah lain (Government-to-Government / G2G) demikian juga dengan organisasi lain (Government-to-Business / G2B).
7. Mobile Commerce (m-Commerce)
E-Commerce yang dilaksanakan pada lingkungan tanpa kabel (wireless environment), seperti menggunakan telepon seluler untuk akses internet.
1. Collaborative Commerce (C-Commerce)
Kerjasama secara elektronik antara rekan bisnis. Kerja sama ini biasanya terjadi antara rekan bisnis yang berada pada jalur penyediaan barang (supply Chain).
2. Business-to-Consumers (B2C)
Penjual adalah suatu organisasi dan pembeli adalah individu.
3. Consumer-to-Business (C2B)
Pada jenis ini, konsumen memberitahukan barang atau layanan yang dibutuhkannya, dan selanjutnya organisasi-organisasi bersaing untuk menyediakan barang atau layanan tersebut kepada konsumen.
4. Consumer-to-consumer
Penjualan barang atau layanan antara individu.
5. Intrabusiness(Intraorganizational)Commerce
Pada jenis ini, organisasi menggunakan E-Commerce untuk meningkatkan kegiatan operasi organisasinya. Hal ini dikenal juga dengan sebutan Businessto- Employee (B2E).
6. Government-to-Citizens (G2C) and to others
Pemerintah menyediakan layanan kepada masyarakat melalui teknologi ECommerce. Pemerintah juga dapat melakukan bisnis dengan pemerintah lain (Government-to-Government / G2G) demikian juga dengan organisasi lain (Government-to-Business / G2B).
7. Mobile Commerce (m-Commerce)
E-Commerce yang dilaksanakan pada lingkungan tanpa kabel (wireless environment), seperti menggunakan telepon seluler untuk akses internet.
Sekian dulu dari saya, semoga informasi ini bermanfaat.
Sumber: