TOPOLOGI JARINGAN

TOPOLOGI JARINGAN
Pengertian Jaringan
Jaringan komputer adalah sekumpulan komputer, serta perangkat-perangkat lain pendukung komputer yang saling terhubung dalam suatu kesatuan. Media jaringan komputer dapat melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling melakukan pertukaran informasi, seperti dokumen dan data, dapat juga melakukan pencetakan pada printer yang sama dan bersama-sama memakai perangkat keras dan perangkat lunak yang terhubung dengan jaringan.[1]
Topologi Jaringan

Topologi Ring
Pada topologi ring setiap komputer di hubungkan dengan komputer lain dan seterusnya sampai kembali lagi ke komputer pertama, dan membentuk lingkaran sehingga disebut ring, topologi ini berkomunikasi menggunakan data token untuk mengontrol hak akses komputer untuk menerima data, misalnya komputer 1 akan mengirim file ke komputer 4, maka data akan melewati komputer 2 dan 3 sampai di terima oleh komputer 4, jadi sebuah komputer akan melanjutkan pengiriman data jika yang dituju bukan IP Address dia.



  • Kelebihan dari topologi jaringan komputer ring adalah pada kemudahan dalam proses pemasangan dan instalasi, penggunaan jumlah kabel lan yang sedikit sehingga akan menghemat biaya.
  • Kekurangan paling fatal dari topologi ini adalah, jika salah satu komputer ataupun kabel nya bermasalah, maka pengiriman data akan terganggu bahkan error.

Topologi Bus
Topologi jaringan komputer bus tersusun rapi seperti antrian dan menggunakan cuma satu kabel coaxial dan setiap komputer terhubung ke kabel menggunakan konektor BNC, dan kedua ujung dari kabel coaxial harus diakhiri oleh terminator.


  • Kelebihan dari bus hampir sama dengan ring, yaitu kabel yang digunakan tidak banyak dan menghemat biaya pemasangan.
  • Kekurangan topologi bus adalah jika terjadi gangguan atau masalah pada satu komputer bisa menggangu jaringan di komputer lain, dan untuk topologi ini sangat sulit mendeteksi gangguan, sering terjadinya antrian data, dan jika jaraknya terlalu jauh harus menggunakan repeater.
Topologi Star
Topologi ini membentuk seperti bintang karena semua komputer di hubungkan ke sebuah hub atau switch dengan kabel UTP, sehingga hub/switch lah pusat dari jaringan dan bertugas untuk mengontrol lalu lintas data, jadi jika komputer 1 ingin mengirim data ke komputer 4, data akan dikirim ke switch dan langsung di kirimkan ke komputer tujuan tanpa melewati komputer lain.Topologi jaringan komputer inilah yang paling banyak digunakan sekarang karena kelebihannya lebih banyak.


  • Kelebihan topologi ini adalah sangat mudah mendeteksi komputer mana yang mengalami gangguan, mudah untuk melakukan penambahan atau pengurangan komputer tanpa mengganggu yang lain, serta tingkat keamanan sebuah data lebih tinggi, .
  • Kekurangannya topologi jaringan komputer ini adalah, memerlukan biaya yang tinggi untuk pemasangan, karena membutuhkan kabel yang banyak serta switch/hub, dan kestabilan jaringan sangat tergantung pada terminal pusat, sehingga jika switch/hub mengalami gangguan, maka seluruh jaringan akan terganggu.4. 

Topologi Mesh
Pada topologi ini setiap komputer akan terhubung dengan komputer lain dalam jaringannya menggunakan kabel tunggal, jadi proses pengiriman data akan langsung mencapai komputer tujuan tanpa melalui komputer lain ataupun switch atau hub.


  • Kelebihanya adalah proses pengiriman lebih cepat dan tanpa melalui komputer lain, jika salah satu komputer mengalami kerusakan tidak akan menggangu komputer lain.
  • Kekurangan dari topologi ini sudah jelas, akan memakan sangat banyak biaya karena membutuhkan jumlah kabel yang sangat banyak dan setiap komputer harus memiliki Port I/O yang banyak juga, selain itu proses instalasi sangat rumit.
Topologi Tree
Topologi jaringan komputer Tree merupakan gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungan dengan topologi bus, jadi setiap topologi star akan terhubung ke topologi star lainnya menggunakan topologi bus, biasanya dalam topologi ini terdapat beberapa tingkatan jaringan, dan jaringan yang berada pada tingkat yang lebih tinggi dapat mengontrol jaringan yang berada pada tingkat yang lebih rendah.


  • Kelebihan topologi tree adalah mudah menemukan suatu kesalahan dan juga mudah melakukan perubahan jaringan jika diperlukan.
  • Kekurangan nya yaitu menggunakan banyak kabel, sering terjadi tabrakan dan lambat, jika terjadi kesalahan pada jaringan tingkat tinggi, maka jaringan tingkat rendah akan terganggu juga.[2]
Sumber:
Read More

APA ITU COOKIE?

APA ITU COOKIE?
Saya buka blogspot, kemudian muncul pesan seperti ini:
Hukum Uni Eropa mengharuskan Anda untuk memberikan informasi kepada pengunjung Uni Eropa tentang cookie yang digunakan di blog. Dalam banyak kasus, undang-undang ini juga mengharuskan Anda untuk mendapatkan persetujuan pengunjung. Sebagai bagian dari layanan, kami telah menambahkan pemberitahuan di blog Anda untuk menjelaskan penggunaan Google akan cookie Blogger dan Google tertentu, termasuk penggunaan cookie Google Analytics dan AdSense. Anda bertanggung jawab untuk mengonfirmasi bahwa pemberitahuan ini benar-benar berfungsi di blog dan dapat ditampilkan. Jika Anda menggunakan cookie lainnya, misalnya dengan menambahkan fitur pihak ketiga, pemberitahuan ini mungkin tidak berfungsi. Pelajari lebih lanjut tentang pemberitahuan ini dan tanggung jawab Anda.
Reaksi awal saya tentulah panik sekaligus bingung. Tapi tidak cuman blogspot saja yang memberikan pemberitahuan ini. salah satu site yg baru-baru ini Saya kunjungi, sfmlab.com juga memberikan pemberitahuan yang sama.

Gambar : Salah satu website dengan pemberitahuan dengan pesan yang sama
Apa yang terjadi? Kenapa Website-website ini memberitahuan bahwa anda harus mengaktifkan cookie? Apa sih yg namanya cookie? Kenapa kita harus mengaktifkan cookie?

Dikutip dari transiskom.com, Cookies atau bisa disebut sebagai HTTP cookies,web cookies, atau browser cookies adalah data/informasi yang diciptakan oleh suatu website untuk disimpan di web browser, ketika user sedang menjelajahi website tersebut.[1] cookies-cookies yang disimpan di dalam web browser adalah aktifitas-aktifitas yang kita lakukan saat kita berkunjung di website tersebut. seperti tombol apa saja yang kita klik, login menggunakan akun siapa, halaman-halaman apa saya yg kita kunjungi beberapa hair, bulan, bahkan tahun yang lalu. terkadang cookie juga menyimpan informasi-informasi pribadi kita seperti alamat pribadi, email, nomor kartu kredit dan lain sebagainya.

Fungsi-fungsi dari cookie tersebut adalah sebagai berikut[2]:
  1. Membantu website untuk "mengingat" siapa kita dan mengatur preferences yang sesuai sehingga apabila user kembali mengunjungi website tersebut akan langsung dikenali.
  2. Menghilangkan kebutuhan untuk me-register ulang di web site tersebut saat mengakses lagi tersebut (site tertentu saja), cookies membantu proses login user ke dalam web server tersebut.
  3. Memungkinkan website untuk menelusuri pola web surfing user dan mengetahui situs favorit yang sering dikunjunginya. 

Saya secara pribadi memang sedikit khawatir dengan hal ini, karena Saya tidak pernah mengaktifkan cookie bila ada pemberitahuan seperti ini. Namun Hukum Privasi di Uni-Erope mengharusnya kita untuk mengaktifkan cookie saat browsing. Jadi, mau tidak mau, kita harus mengaktifkan cookies kita saat melakukan browsing. Pada umumnya semua browser sudah memiliki sistem cookie secara default. Sudah banyak website yang menerapkan sistem ini.

Sumber:
[1],[2]http://www.transiskom.com/2010/08/pengertian-fungsi-dan-jenis-cookies.html


Read More

JENIS-JENIS E-COMMERCE

JENIS-JENIS E-COMMERCE
 Hari kita membahas sebuah fenomena yang sedang eksis pada jaman ini. Dimana semua orang sudah punya yang namanya gadget seperti smartphone atau tablet.

Di kalangan bisnis, gadget-gadget seperti smartphone sudah menjadi alat utama bagi para pengusaha/penjual kecil hingga usaha komersil yang besar. karena fungsinya yang sangat variatif, kemampuan multitasking-nya yang canggih, hingga maraknya smartphone murah di pasaran membuat smartphone banyak diminati oleh semua kalangan. bahkan anak kecil yang masih SD pun sudah bisa menggunakan gadget semacam ini.

Dalam kesempatan itulah, bisnis aplikasi semakin meluap. salah satunya adalah bisnis jasa jual/beli barang atau jasa.Di tahun 2014, KASKUS yang merupakan forum terbesar di Indonesia, menyediakan FJB(Forum Jual Beli). kita bisa menjual barang/jasa dengan mendaftarkan akun KASKUS dan memposting barang serta harganya di FJB. Namun KASKUS bukanlah forum jual/beli pertama. Di tahun 1996, 
Dyviacom Intrabumi atau D-Net merilis website mall online bernama "D-Mall" yang hanya bisa di akses dari D-net. saat itu pula muncul beberapa website seperti "www.ecommerce-indonesia.com" dan Commerce Net Indonesia yang menklaim sebagai Commerce Service Provider(CSP) pertama di Indonesia[1].

E-commerce adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya.[2] Ada Beragam jenis E-commerce, yaitu[3]:

1. Collaborative Commerce (C-Commerce)
Kerjasama secara elektronik antara rekan bisnis. Kerja sama ini biasanya terjadi antara rekan bisnis yang berada pada jalur penyediaan barang (supply Chain).

2. Business-to-Consumers (B2C)
Penjual adalah suatu organisasi dan pembeli adalah individu.

3. Consumer-to-Business (C2B)
Pada jenis ini, konsumen memberitahukan barang atau layanan yang dibutuhkannya, dan selanjutnya organisasi-organisasi bersaing untuk menyediakan barang atau layanan tersebut kepada konsumen.

4. Consumer-to-consumer
Penjualan barang atau layanan antara individu.

5. Intrabusiness(Intraorganizational)Commerce
Pada jenis ini, organisasi menggunakan E-Commerce untuk meningkatkan kegiatan operasi organisasinya. Hal ini dikenal juga dengan sebutan Businessto- Employee (B2E).

6. Government-to-Citizens (G2C) and to others
Pemerintah menyediakan layanan kepada masyarakat melalui teknologi ECommerce. Pemerintah juga dapat melakukan bisnis dengan pemerintah lain (Government-to-Government / G2G) demikian juga dengan organisasi lain (Government-to-Business / G2B).

7. Mobile Commerce (m-Commerce)
E-Commerce yang dilaksanakan pada lingkungan tanpa kabel (wireless environment), seperti menggunakan telepon seluler untuk akses internet.

Sekian dulu dari saya, semoga informasi ini bermanfaat. 

Sumber:
Read More

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN INTERNET

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN INTERNET
Internet merupakan suatu jaringan komputer yang sebelumnya sudah dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui suatu proyek ARPA yang disebut dengan ARPANET. ARPANET merupakan kepanjangan dari Advanced Research Project Agency Network, di mana mereka akan mendemonstrasikan bagaimana caranya suatu hardware dan software komputer yang memiliki basis UNIX dapat melakukan suatu komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.

Proyek ARPANET merancang merancang bentuk dari suatu jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi tersebut dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang telah mereka tentukan sekaranb menjadi sebuah cikal bakal pembangunan protokol baru yang dikenal sebagai TCP/IP.

Tujuan awal proyek tersebut dibangun adalah untuk keperluan militer saja. Pada saat itu ARPANET dibuat sebagai suatu sistem jaringan komputer yang dapat tersebar dengan menghubungkan komputer yang berada pada daerah-daerah vital untuk mengatasi berbagai masalah apabila terjadi berbagai serangan seperti serangan nuklir serta untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, apabila terjadi suatu perang pada daerah tersebut dapat mudah untuk dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya dapat menghubungkan 4 situs saja, di mana mereka membentuk satu jaringan yang terpadu pada tahun 1969 dan secara umum ARPANET telah diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ARPANET tersebut berkembang sangat pesat di seluruh daerah, dan semua universitas ingin bergabung dengan ARPANET, sehingga membuat ARPANET mengalami kesulitan dalam mengaturnya.

Oleh sebab itu, ARPANET kemudian pecah manjadi dua, yaitu "MILNET" yang digunakan sebagai keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil yang digunakan sebagai keperluan non-militer. Gabungan kedua jaringan tersebut akhirnya mulai dikenal dengan nama DARPA Internet yang kemudian telah disederhanakan menjadi Internet.[1]

Daftar Kejadian Penting Dalam Sejarah Internet dan Perkembangannya

1957
Uni Sovyet (sekarang Rusia) meluncurkan wahana luar angkasa, Sputnik.

1958
Sebagai buntut dari "kekalahan" Amerika Serikat dalam meluncurkan wahana luar angkasa, dibentuklah sebuah badan di dalam Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Advanced Research Projects Agency(ARPA), yang bertujuan agar Amerika Serikat mampu meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi negara tersebut. Salah satu sasarannya adalah teknologi komputer.

1962
Sejarah internet di tahun ini adalah seorang J.C.R. Licklider menulis sebuah tulisan mengenai sebuah visi di mana komputer-komputer dapat saling dihubungkan antara satu dengan lainnya secara global agar setiap komputer tersebut mampu menawarkan akses terhadap program dan juga data. Di tahun ini juga RAND Corporation memulai riset terhadap ide ini (jaringan komputer terdistribusi), yang ditujukan untuk tujuan militer.

1960
Teori mengenai packet-switching dapat diimplementasikan dalam dunia nyata.

1965
Istilah "Hypertext" dikeluarkan oleh Ted Nelson.

1968
Jaringan Tymnet dibuat.

1971
Anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 buah node komputer, yang terdiri atas komputer-komputer untuk riset milik pemerintah Amerika Serikat dan universitas.

1972
Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan International Network Working Group (INWG) dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet. Pembicara pertama dari organisasi ini adalah Vint Cerf, yang kemudian disebut sebagai "Bapak Internet".

1972-1974
Beberapa layanan basis data komersial seperti Dialog, SDC Orbit, Lexis, The New York Times DataBank, dan lainnya, mendaftarkan dirinya ke ARPANET melalui jaringan dial-up.

1973
ARPANET ke luar Amerika Serikat: pada tahun ini, anggota ARPANET bertambah lagi dengan masuknya beberapa universitas di luar Amerika Serikat yakni University College of London dari Inggris dan Royal Radar Establishment di Norwegia.

1974
Vint Cerf dan Bob Kahn mempublikasikan spesifikasi detail protokol Transmission Control Protocol (TCP) dalam artikel "A Protocol for Packet Network Interconnection".

1974
Bolt, Beranet & Newman (BBN), pontraktor untuk ARPANET, membuka sebuah versi komersial dari
ARPANET yang mereka sebut sebagai Telenet, yang merupakan layanan paket data publik pertama.

1977
Sudah ada 111 buah komputer yang telah terhubung ke ARPANET.

1978
Protokol TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni Transmission Control Protocol dan Internet Protocol(TCP/IP).

1979
Grup diskusi Usenet pertama dibuat oleh Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, alumni dari Duke University dan University of North Carolina Amerika Serikat. Setelah itu, penggunaan Usenet pun meningkat secara drastis. Sungguh menarik, di tahun ini juga emoticon diusulkan oleh Kevin McKenzie.

Awal 1980-an
Komputer pribadi (PC) mewabah, dan menjadi bagian dari banyak hidup manusia. Tahun ini tercatat ARPANET telah memiliki anggota hingga 213 host yang terhubung. Layanan BITNET (Because It's Time Network) dimulai, dengan menyediakan layanan e-mail, mailing list, dan juga File Transfer Protocol (FTP).
CSNET (Computer Science Network) pun dibangun pada tahun ini oleh para ilmuwan dan pakar pada bidang ilmu komputer dari berbagai universitas.

1982
Istilah "Internet" pertama kali digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai protokol universal untuk jaringan tersebut.

1986
Diperkenalkan sistem nama domain, yang sekarang dikenal dengan DNS(Domain Name System)yang berfungsi untuk menyeragamkan sistem pemberian nama alamat di jaringan komputer.

2000-an
Internet berkembang begitu pesat, hal ini bisa dibuktikkan dengan munculnya milyaran situs di dunia. Dan bisnis digital pun telah menjadi trend di berkat perkembangan dari internet.[2]


Sumber:
[1]http://woocara.blogspot.com/2015/02/pengertian-internet-dan-sejarah-internet.html#ixzz3nm5mprTf
Read More

STRUKTUR DASAR WEB BERBASIS HTML

STRUKTUR DASAR WEB BERBASIS HTML
Pada artikel sebelumnya, kita membahas mengenai bagaimana website terbentuk. terdapat tahapan-tahapan yang kita tempuh dalam membuat web. mulai dari perencanaan bagaimana website itu akan dibentuk, hingga website kita di-publish ke web hosting dan melakukan maintenance(pemeliharaan). Hari ini, kita akan fokus pada salah satu dari tahapan pengodingan, lebih spesifiknya lagi yaitu bagaimana struktur suatu website menggunakan bahasa pemrogramman yang saering digunakan pada umumnya hingga saat ini, HTML.

HTML atau biasa disebut dengan Hypertext Markup Language adalah sebuah bahasa markah yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah penjelajah web Internet dan pemformatan hiperteks sederhana yang ditulis dalam berkas format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi.[1] HTML ini merupakan subnet dari Standar Generalized Markup Language(SGML) yang diciptakan oleh IBM pada tahun 1960 dan mendapatkan hak paten oleh ISO pada tahun 1968.[2]

Bagaimana Struktur Dasar pada Web HTML?

Berikut ini adalah salah dari contoh dari suatu halaman web:
<html>
  <head>
    <title>Hello World!</title>
  <head>
  <body bgcolor="black" text=#00FF00>
    <h1>Hi! My Name is...</h1>
    <p>Slim Shady!</p>
  </body>
</html>
dari sini kita bisa lihat, bagaimana sebuah website dibentuk. seperti yang kita lihat diatas, terdapat berbagai macam tag elemen. di masing-masing elemen memiliki 2 pasang tag. yaitu tag awal dan tag akhir. diantara tag awal dengan tag akhir, terdapat konten yang tampil tampilan pada web. di dalam tag awal, terdapat berbagai attribute sesuai dengan tag yang digunakan.  

script ini hanya bisa dilihat dan di-edit menggunakan program-program pengolahan script seperti Dreamweaver atau Notepad++. namun bila kita save data tersebut dengan format '.html' kemudian dibuka menggunakan Web Browser seperti Chrome atau Firefox, maka yang muncul adalah tulisan yang ada di dalam tag-tag sesuai dengan fungsi masing-masing.(lihat gambar 1)

Gambar 1: Hasil dari contoh script HTML menggunakan Maxthon Cloud Browser 

Apa saja fungsi dari masing-masing tag tersebut?

Okay! Setelah kita melihat struktur dasar dari web HTML diatas, kita akan melihat apa saja fungsi-fungsi dari tag-tag atas.[3]

<html>

Tag pembuka <html> menunjukkan bahwa apa pun yang berada di antara tag tersebut dan tag penutup </html> adalah kode HTML.

<body>

Tag <body> menunjukkan bahwa apa pun yang berada di antara tag tersebut dan tag penutup
tag akan ditampilkan dalam halaman browser.

<h1>

Tulisan apapun yang berada diantara tag <h1> dan tag </h1> adalah main heading

<p>

Sebuah teks paragraf akan muncul diantara tag <p> dan tag </p>.

Di dalam sebuah tag, terdapat berbagai macam arttribute untuk menegaskan secara spesifik bagaimana hasil akhir akan muncul di web Browser. seperti pada contoh script di atas, pada tag <body>, terdapat 2 attribute, yaitu bgcolor yang berfungsi untuk mengubah tampilah warna latar belakang(background) dan text yang berfungsi sebagai warna teks yang muncul. Tapi itu hanya sebagian dari attribute yang digunakan pada tag <body>. namun bagaimana dengan tag-tag lainnya? berikut adalah salah satu contoh atribut yang sering digunakan dalam suatu web HTML.[4]


Title

Pada elemen paragraf, tag yang digunakan untuk menandai adalah <p>.

Ketika anda menggerakkan mouse anda diatas elemen ini, titel yang sudah ditentukan akan terlihat sebagai tooltip.



Href

Jika kita ingin menyisipkan alamat web pada sebuah tulisan, kita bisa menggunakan tag <a> yang disusul dengan atribut href.

Size

Atribut size digunakan untuk menentukan ukuran sebuah objek baik berupa gambar, font atau huruf dan bahkan untuk ukuran layout tertentu.

Atribut Size terdiri dari dua atribut, yaitu atribut width (lebar) dan height (tinggi), pada contoh dibawah ini adalah demo dari atribut size untuk menentukan ukuran dari sebuah gambar.
Alt

Alt attributes biasanya digunakan untuk memberikan gambaran singkat mengenai suatu gambar atau tulisan yang ditampilkan dalam content. ALT attribute ini dianggap penting karena beberapa hal:
  • BOT yang hanya memiliki kemampuan untuk membaca informasi teks.
  • Jika gambar yang diberi atribut ini tidak muncul saat loading, maka atribut ini memegang peranan penting sebagai informasi mengenai gambar.

Dari contoh script diatas pula dapat kita simpulkan, terdapat 2 buah elemen penting dalam struktur web HTML. yaitu:[5]
  • <head> , elemen ini terkandung berbagai informasi mengenai halaman web yang berisi nama halaman (title) dan penjelasan lain, yang berfungsi sebagai judul atau nama halaman.
  • <body> , elemen ini berfungsi untuk menunjukkan isi utama dari halaman web.
Sekian dulu postingan dari saya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi anda.  

Sumber:
[1],[2]https://id.wikipedia.org/wiki/HTML
[3]http://www.nyekrip.com/struktur-halaman-dalam-html/
[4]http://www.nyekrip.com/atribut-dalam-elemen-html/
[5]http://www.nyekrip.com/elemen-dalam-layout-halaman-web/
Read More

BAGAIMANA WEBSITE ITU DIBUAT?

BAGAIMANA WEBSITE ITU DIBUAT?
Dijaman yang sudah canggih ini, Kita pasti tidak asing yang namanya Internet. Internet atau yang biasa disebut International Network adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.[1]  Internet diakses melalui World Wide Web berformat Hypertext Protocol(HTTP) menggunakan Web Browser. Jadi hari ini kita akan membahas tentang Bagaimana suatu Website itu dibuat.

Ada beberapa tahapan dalam proses pembuatan suatu Website. Hal ini tentunya bertujuan supaya hasil akhir dari Website yg kita buat akan sesuai yang kita inginkan atau bagi client yang memesan websitenya. Sesuai dengan apa yang dikatanya pada kalimat pertama pada paragraf ini, Tahapan itu harus dijalankan dari awal proses buatan sampai website itu telah terbentuk dan siap untuk di-publish ke hosting. kita bisa aja langsung ke proses coding sampai selesai, tapi tentunya hasilnya akan cenderung kurang baik atau bahkan tidak bisa diakses sama sekali. Ada 4 Tahapan yang kita akan jalankan selama proses pembuatan website, Yaitu:

1. Perencanaan Web

Tidak hanya Para Panitia saja yang harus melakukan perencanaan untuk penyelenggaraan suatu acara, tidak hanya para pemain bola saja yang harus melakukan perencanaan untuk membentuk strategi untuk memenangkan pertandingan. tapi Web Developer juga harus melakukan suatu perencanaan untuk membentuk suatu Web yang berkualitas. Proses Perencanaan suatu web meliputi penentuan nama domain, isi/konteks website, hingga publishing.[2]  Jika semua proses perencanaan sudah fix, maka kita bisa melakukan proses Perancangan.

2. Perancangan Web

Ditahap ini kita akan mulai membuat suatu rancangan bagaimana Web itu dibentuk. berbeda dengan proses perencanaan, Perancangan Web ini lebih fokus pada tampilan Web tersebut. Ibarat seorang arsitek yang akan membuat suatu rumah. Arsitek akan membuat denahnya terlebih dahulu. Bedanya dengan Web Developer, sebelum kita akan membuat web, kita sebagai Web Developer akan membuat suatu tampilan depan(Homepage) awalnya terlebih dahulu. mulai dari menentukan konsep design-nya, penentuan letak-letak tombol-tombol, hingga pemilihan warna pada website. Biasanya pada tahapan ini dilakukan menggunakan Program seperti Photoshop.

3. Pengodingan Web

Ditahan inilah, perjuangan kita dimulai. dimana kita akan menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk membuat Web sesuai yang direncanaan dari tahapan-tahapan sebelumnya. Pada tahapan ini kita akan mulai mengimplementasikan rancangan website yang kita buat sebelumnya kedalam source code. Proses pengodingan ini dilakukan menggunakan program pengolahan code seperti Dreamweaver atau Notepad++. source code yang digunakan dalam membuat web pada umumnya menggunakan HTML atau PHP. kemudian setelah website yang kita buat selesai, website tersebut di-upload ke dalam hostingan sesuai yang kita rencanakan pada tahap perencaanan.

4. Pemeliharaan Web


Website sudah masuk ke dalam domain hosting. jadi, kita bisa mengakses website kita melalui link URL yang sesuai dengan kita rencanakan. Namun terkadang Website kita itu bisa diserang oleh para Hacker yang tentunya mengganggu Website kita, atau tiba-tiba Website kita tidak bisa diakses karena adanya source code yang salah atau ada konten yang tidak diinginkan oleh pengunjung website kita. Pada tahap inilah yang dilakukan untuk menhindari masalah-masalah tersebut. Ditahap ini kita akan memantau perkembangan website kita, melakukan pengembangan pada website kita agar lebih mudah diakses, memasukan konten-konten website, dll.

Dari tahapan-tahapan diatas, dapat kita simpulkan bahwa web itu tidak dibuat secara sembarangan. Semuanya memerlukan proses yang panjang. Namun bila kita mengikuti tahapan-tahapan ini, kita dapa tmembuat Website yang baik sesuai dengan yang kita atau client inginkan.

Sumber:
[1]https://id.wikipedia.org/wiki/Internet
[2]http://duniadheriel.blogspot.co.id/2011/03/tahap-perencanaan-membuat-website.html
Read More

PEMANFAATAN E-COMMERCE DALAM DUNIA BISNIS

PEMANFAATAN E-COMMERCE DALAM DUNIA BISNIS


PEMBAHASAN 

Manfaat dan Tantangan Penggunaan e-commerce Dalam Dunia Bisnis

Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa faktor yang termasuk:
  1. Menyediakan harga kompetitif.
  2. Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.
  3. Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
  4. Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon.
  5. Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
  6. Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain.
  7. Mempermudah kegiatan perdagangan. 
Manfaat yang dirasakan perusahaan khususnya untuk kepentingan pelanggan memperlihatkan bahwa e-commerce dapat memberikan manfaat antara lain:
  • Mendapatkan pelanggan baru. Studi yang menyebutkan bahwa manfaat penggunaan e-commerce dalam bisnis adalah mendapatkan pelanggan baru dikemukakan oleh Hamill da Gregory, 1997 dan Swatman, 1999 serta Hoffman dan Novak, 2000. Digunakannya e-commerce memungkinkan perusahaan tersebut mendapatkan pelanggan baru baik itu yang berasal dari pasar domestik maupun pasar luar negeri.
  • Menarik konsumen untuk tetap bertahan. Studi yang dilakukan oleh Daniel & Storey, 1997 di industri perbakan menemukan bahwa dengan adanya layanan ebanking membuat nasabah tidak berpindah ke bank lain. Selain itu bank juga akan mendapatkan pelanggan baru yang berasal dari bank-bank yang bertahan dengan teknologi lama. 
  • Meningkatkan mutu layanan. Dengan adanya e-commerce memungkinkan perusahaan dapat meningkatkan layanan dengan melakukan interaksi yang lebih personal sehingga dapat memberikan informasinya sesuai dengan apa yang diinginkan oleh konsumen. Studi yang menyebutkan bahwa penggunaan e-commerce dapat bermanfaat untuk meningkatkan mutu layanan ini dikemukakan oleh Gosh, 1998. 
  • Melayani konsumen tanpa batas waktu. Studi yang dilakukan oleh Daniel & Storey, 1997 menemukan bahwa adanya pelanggan dapat melakukan transaksi dan memanfaatkan layanan suatu perusahaan tanpa harus terikat dengan waktu tutup ataupun buka dari suatu perusahaan tersebut.
E-commerce memberikan pilihan kepada produsen tentang jenis usaha dan skala usaha yang akan dikembangkan. Dengan mengimplementasikan teknologi informasi e-commerce, produsen dapat memilih untuk mengembangkan target pasar kepada pasar global atau hanya fokus terhadap segmen pasar tertentu. Bagi usaha kecil dan menengah, dengan menggunakan e-commerce dapat menawarkan.

Dengan menggunakan e-commerce, produsen dapat merubah daftar harga atau melakukan kustomisasi produk atau jasa yang ditawarkan dan terinformasikan secara cepat melalui website. Sesuatu yang biasanya memerlukan waktu yang lama untuk dilaksanakan atau diintegrasikan, dengan e-commerce menjadi lebih cepat. Melakukan model usaha yang inovatif atau melakukan reengineering, melaksanakan spesialisasi dengan derajat yang tinggi atau meningkatkan produktivitas dan perhatian terhadap pelanggan, bukan sesuatu yang tidak mungkin dengan e-commerce. E-commerce juga bermanfaat dalam membangun database pelanggan yang komprehensif. Produsen dapat mempunyai informasi tentang pola pemesanan yang dilakukan pelanggan dan mengelolanya sebagai informasi yang berharga. Database tersebut akan membantu produsen saat melakukan pemasaran dan strategi promosi agar dapat tepat sasaran.

Dalam konteks hubungan dengan mitra bisnis, e-commerce membantu dalam mengurangi inefisiensi yang mungkin terjadi dalam rantai penawaran, mengurangi kebutuhan untuk membuat inventory dan menghindari keterlambatan pengiriman. Sehingga produsen mempunyai kepercayaan diri tentang usaha yang dijalankan dalam melakukan kerjasama dengan pemasok dan perusahaan jasa. Ecommerce secara inherent akan menyederhanakan dan mengotomatisasi proses bisnis yang mendukung, menggabungkan dengan kecepatan dan efisiensi dalam kegiatan usaha. Dalam hubungannya dengan pelanggan, e-commerce membantu dalam menfasilitasi kegiatan pembelian yang nyaman. E-commerce dapat menghemat waktu pelanggan dibandingkan jika pelanggan tersebut melakukan pembelian secara off-line. Seringkali pelanggan membayar lebih murah untuk harga produk tertentu dibandingkan jika pelanggan membelinya secara off-line. Meskipun memiliki beberapa keuntungan, penggunaan e-commerce juga menghadapi kendala. Melakukan kegiatan transaksi secara online berarti pelanggan akan terpaksa menyediakan sejumlah informasi pribadi yang dipersyaratkan oleh penjual. Persyaratan ini tentunya dapat mengganggu kerahasiaan dan menimbulkan issu tentang keamanan dari informasi yang disediakan. Protokol untuk proses tertentu yang belum standard, pita lebar (bandwith) telekomunikasi yang terbatas dan keterbatasan software yang digunakan, merupakan beberapa isu teknis yang mengakibatkan e-commerce masih kurang terintegrasi dengan sistem IT yang kontemporer. Disamping kendala teknis, issu non teknis juga menjadi kendala dalam penggunaan ecommerce. Masih banyak pembeli yang tidak percaya dan susah merubah kebiasaannya untuk bertransaksi tanpa bertemu langsung dengan penjualnya dan menggunakan kertas yang terbatas (paperless). Menurut Marhum Djauhari (2009), berdasarkan kenyataan bahwa hukum sering berdasar pada obyek fisik maka hal ini akan menimbulkan masalah yang serius terhadap bisnis karena ketidak pastian hukum dari proses tersebut. Status hukum dari transaksi yang  dibentuk secara otomatis, belumlah jelas. Apakah mungkin untuk sebuah perjanjian atau yang lebih umum, prosedur hukum dibuat oleh sebuah komputer.

Dampak E-commerce Terhadap Dunia bisnis

Dalam kategori pertama, e-commerce berdampak pada akselerasi pertumbuhan direct marketing yang secara tradisional berbasis mail order (katalog) dan telemarketing. Kemunculan e-commerce memberikan beberapa dampak positif bagi aktivitas pemasaran, diantaranya:
  • Memudahkan promosi produk dan jasa secara interaktif dan real time melalui saluran komunikasi langsung via internet. 
  • Menciptakan saluran distribusi baru yang bisa menjangkau lebih banyak pelanggan di hampir semua belahan dunia.
  • Memberikan penghematan signifikan dalam hal biaya pengirima informasi dan produk terdigitalisasi (contoh perangkat lunak dan musik).
  • Menekan waktu siklus dan tugas–tugas administratif (terutama untuk pemasaran internasional) mulai dari pemesanan hingga pengiriman produk.
  • Layanan pelanggan yang lebih responsif dan memuaskan, karena pelanggan bisa mendapatkan informasi lebih rinci dan merespon cepat secara online. 
  • Memfasilitasi mass customization yang telah diterapkan pada sejumlah produk seperti kosmetik, mobil, rumah, komputer, kartu ucapan, dan berbagai macam produk lainnya.
  • Memudahkan aplikasi one-to-one atau direct advertising yang lebih efektif dibandingkan mass advertising
  • Menghemat biaya dan waktu dalam menangani pemesanan, karena sistem pemesanan elektronik memungkinkan pemrosesan yang lebih cepat dan akurat.
  • Menghadirkan pasar maya/virtual (markespace) sebagai komplemen pasa tradisional (marketplace). 
Dalam hal transformasi organisasi, e-commerce mengubah karakterisik pekerjaan, karir, dan kompensasi. E-commerce menuntut kompetensi, komitmen, kreativitas, dan fleksibilitas karyawan dalam beradaptasi dengan setiap perubahan lingkungan yang ramping, bercirikan pemberdayaan dan desentralisasi wewenang, beranggotakan knowledge based workers, mampu beradaptasi secara cepat dengan teknologi baru dan perubahan lingkungan (learning organisation), mampu dan berani bereksperimen dengan produk, jasa maupun proses baru, dan mampu mengelola perubahan secara strategik. Sedangkan dalam hal redefinisi organisasi, e-commerce memunculkan model bisnis baru yang berbasis jasa online di markespace. Hal ini bisa berdampak pada redefinisi misi organisasi dan cara organisasi menjalankan bisnisnya. Perubahan ini anatar lain meliputi peralihan dari sistem produksi massal menjadi pemanufakturan just in time (JIT) yang lebih customized, integrasi berbagai sistem fungsional (seperti produksi, keuangan, pemasaran, dan sumber daya manusia). Hal ini difasilitasi dengan sistem ERP (Enterprise Resource Planning) berbasis internet berupa perangkat lunak khusus seperti SAP R/3, microsoft enterprise, DCOM, dan lain-lain. 

Proses E-commerce Dalam Dunia Bisnis 
  1. Pengendalian akses dan keamanan, Situs e-commerce harus memberikan rasa percaya dan akses yang aman untuk berbagai pihak dalam transaksi e-commerce, misalkan dengan adanya kata kunci (password), kunci enskipsi, sertifikasi, atau tanda tangan digital. Kemudian ada otorisasi akses yang hanya ke bagian tertentu saja sehingga hanya para pelanggan yang terdaftar saja yang dapat mengakses informasi dan aplikasi yang ada. Pengendalian akses dan keamanan ini perlu dilakukan untuk melindungi sumber daya situs e-commerce dari berbagai ancaman seperti peretas (hacker), pencurian password atau nomor kartu kredit, atau menghindari kegagalan sistem. 
  2. Membuat profil dan personalisasi, Proses pembuatan profil dan personilasasi menggunakan alat pembuat profil seperti pendaftaran, file cookie, software penelusur perilaku dalam situs web dan respon pemakai. Profil ini digunakan untuk mengenali kita sebagai pemakai individual, memberikan tampilan personalisasi, saran atas produk dan iklan web. Tujuan proses pembuatan profile ini untuk tujuan manajemen rekening, pembayaran, mengumpulkan data mengenai manajemen hubungan pelanggan, perencanaan pemasaran, dan untuk manajemen situs web itu sendiri.
  3. Manajemen pencarian, Software e-commerce harus meliputi komponen mesin pencari situs web untuk dapat membantu para pelanggannya dalam menemukan produk dan jasa tertentu yang mereka inginkan untuk dievaluasi atau dibeli. 
  4. Manajemen isi dan katalog,  Isi e-commerce sebagian besar berbentuk katalog multimedia yang memuat informasi produk sehingga membuat dan mengelola catalog merupakan rangkaian utama dari manajemen isi. Software manajemen isi tersebut bekerja dengan alat pembuat profile yang sudah disebutkan sebelumnya. Software manajemen isi akan membantu perusahaan e-commerce untuk mengembangkan, menghasilkan, mengirimkan, memperbaharui, dan menyimpan data teks serta informasi multimedia di situs web e-commerce. Selanjutnya manajemen isi dan katalog dapat diperluas untuk memasukkan proses konfigurasi produk yang akan mendukung layanan mandiri berbasis web dan penyesuaian massal atas berbagai produk perusahaan.
  5. Manajemen arus kerja, Sistem arus kerja e-business digunakan untuk membantu para karyawan secara elektronik bekerja sama untuk menyelesaikan tugas pekerjaan dengan menggunakan mesin software arus kerja (workflow software engine). Sistem ini memastikan bahwa transaksi, keputusan, dan aktivitas kerja yang tepat dilakukan, serta data dan dokumen yang benar telah dikirimkan ke para karyawan, pelanggan, pemasok, dan pihak stakeholder.
  6. Pemberitahuan kegiatan, , Proses pemberitahuan kegiatan (event notification) memainkan peranan penting dalam sistem e-commerce karena sistem ini digunakan untuk memonitor semua proses e-commerce dan mencatat semua kegiatan yang relevan, termasuk perubahan mendadak atau ketika dalam masalah. Sistem ini akan memberitahukan kepada para pelanggan, pemasok, dan pegawai serta stakeholder mengenai semua kegiatan transaksi yang berkaitan dengan status mereka dengan melalui pesan elektronik seperti e-mail, newsgroup, penyeranta (pager), atau fax.
  7. Kerjasama dan perdagangan, Tujuan utama e-commerce adalah untuk mendukung kesepakatan kerjasama dan layanan perdagangan yang dibutuhkan oleh para pelanggan, pemasok, dan stakeholder lainnya. Seperti halnya dalam e-business, sistem e-commerce juga fokus menumbuhkan komunitas berkepentingan online untuk meningkatkan layanan pelanggan dan membangun loyalitasnya.
  8. Proses pembayaran elektronik, Pembayaran sebagai proses nyata dan penting dalam transaksi e-commerce. Sekarang ini sebagian besar sistem e-commerce yang terlibat dalam web dan bisnis B2C menggunakan proses pembayarannya dengan kartu kredit. 
Faktor Keberhasilan E-commerce Dalam Dunia Bisnis 

Dalam menciptakan perusahaan e-commerce yang sukses dan berkelanjutan maka secara umum tentunya perusahaan harus mencari cara untuk dapat membangun kepuasan, loyalitas, dan hubungan baik dengan para pelanggan secara online agar mereka tetap kembali ke toko web perusahaan kita. Kunci keberhasilan perusahaan ritel elektronik adalah ketika perusahaan mampu mengoptimalkan beberapa faktor sukses e-commerce seperti berikut:
  • Selection and Value, Faktor Pilihan dan nilai meliputi pilihan produk yang menarik, harga yang bersaing, jaminan kepuasan, dan dukungan pelanggan setelah penjualan.
  • Performance and Service, Faktor Kinerja dan pelayanan meliputi navigasi, proses belanja, dan pembelian serta konfirmasi pengiriman yang cepat dan mudah.Look and Feel, Faktor Tampilan dan rasa yakni meliputi pajangan web, situs web, area belanja, produk multimedia, halaman katalog dan fitur belanja yang menarik.
  • Advertising and incentives, Faktor Iklan dan insentif meliputi : web dan promosi e-mail bersasaran serta penawaran khusus, termasuk iklan di berbagai situs afiliasi. 
  • Personal attention, Faktor perhatian personal meliputi halaman web personal, saran produk yang dipersonalisasi, iklan web dan pemberitahuan e-mail, serta dukungan interaktif untuk semua pelanggan.
  • Community relationship, Faktor hubungan dengan komunitas meliputi komunitas virtual para pelanggan, pemasok, perwakilan perusahaan, dan lainlainnya melalui newsgroup, ruang bincang, serta berbagai hubungan ke situssitus terkait.
  • Security and Reliability, Faktor keamanan dan keandalan meliputi keamanan informasi pelanggan dan transaksi di situs web, informasi produk yang dapat dipercaya, serta pemenuhan pesanan yang dapat diandalkan.
Manfaat E-commerce bagi Organisasi, Konsumen, dan Masyarakat luas Bagi Organisasi: 
  • Memperluas pasar hingga mencakup pasar nasional dan pasar global, sehingga perusahaan bisa menjangkau lebih banyak pelanggan, memilih pemasok terbaik, dan menjalin relasi dengan mitra bisnis yang dinilai paling cocok. 
  • Menekan biaya menyusun, memproses, mendistribusikan, menyimpan, dan mengakses informasi berbasis kertas.
  • Memungkinkan perusahaan mewujudkan bisnis yang sangat terspesialisasi.
  • Menekan biaya persediaan dan overhead dengan cara memfasilitasi manajemen rantai nilai bertipe “pull” yang prosesnya berawal dari pesanan pelanggan dan menggunakan pemanufakturan just-in-time.
  • Menekan waktu antara pembayaran dan penerimaan produk/jasa.
  • Meningkatkan produktivitas karyawan melalui rekayasa ulang proses bisnis.
  • Menekan biaya telekomunikasi.
Bagi Konsumen:
  • Memungkinkan konsumen berbelanja atau melakukan transaksi lainnya setiap saat (7 hari 24 jam). 
  • Memberikan pilihan produk dan pemasok yang lebih banyak kepada pelanggan 
  • Memungkinkan konsumen dalam mendapatkan produk dan jasa yang lebih murah, karena konsumen bisa berbelanja di banyak tempat dan melakukan perbandingan secara cepat. 
  • Produk yang terdigitalisasi, e-business memungkinkan pengiriman produk secara cepat dan real-time. 
  • Memungkinkan pelanggan berinteraksi dengan pelanggan lainnya dalam electronik communities dan saling bertukar gagasan dan pengalaman. 
  • Memungkinkan pelanggan berpartisipasi dalam lelang virtual.
Bagi Masyarakat luas:
  • Memungkinkan lebih banyak orang bekerja di rumah.
  • Memungkinkan beberapa jenis barang dijual dengan harga murah.
Dampak Positif & Negatif e-commerce Bagi Dunia Bisnis 
Dampak positif: 
  • Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan yang tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional. 
  • Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar). 
  • Menurunkan biaya operasional (operating cost). 
  • Melebarkan jangkauan (global reach). 
  • Meningkatkan customer loyality. 
  • Meningkatkan supplier management. 
  • Memperpendek waktu produksi. 
  • Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan). 
Dampak Negatif:
  • Kehilangan segi finansial secara langsung karena kecurangan. Seorang penipu mentransfer uang dari rekening satu ke rekening lainnya atau diatelah mengganti semua data finansial yang ada. 
  • Pencurian informasi rahasia yang berharga. Gangguan yang timbul bisa menyingkap semua informasi rahasia tersebut kepada pihak-pihak yang tidak berhak dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi si korban. 
  • Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan. Kesalahan ini bersifat kesalahan non-teknis seperti aliran listrik tiba-tiba padam. 
  • Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak. Misalkan seorang peretas program (hacker) yang berhasil membobol sebuah sistem perbankan lalu memindahkan sejumlah rekening orang lain ke rekeningnya sendiri.
  • Kehilangan kepercayaan dari para konsumen. Ini karena berbagai macam faktor seperti usaha yang dilakukan dengan sengaja oleh pihak lain yang berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut. 
  • Kerugian yang tidak terduga. Disebabkan oleh gangguan yang dilakukan dengan sengaja, ketidakjujuran, praktek bisnis yang tidak benar, kesalahan faktor manusia, kesalahan faktor manusia atau kesalahan sistem 

Kelemahan dan Kendala e-commerce

Menurut survey yang dilakukan oleh CommerceNet para pembeli / pembelanja belum menaruh kepercayaan kepada e-commerce, mereka tidak dapat menemukan apa yang mereka cari di e-commerce, belum ada cara yang mudah dan sederhana untuk membayar. Di samping itu, surfing di e-commerce belum lancar betul. Pelanggan e-commerce masih takut ada pencuri kartu kredit, rahasia informasi personal mereka menjadi terbuka, dan kinerja jaringan yang kurang baik. Umumnya pembeli masih belum yakin bahwa akan menguntungkan dengan menyambung ke Internet, mencari situs belanja (shopping), menunggu unduh (download) gambar, mencoba mengerti bagaimana cara memesan sesuatu, dan kemudian harus takut apakah nomor kartu kredit mereka di ambil oleh hacker. Tampaknya untuk meyakinkan pelanggan ini, e-merchant harus melakukan banyak proses pemindaian (scanning) pelanggan. Walaupun demikian Gail Grant, kepala lembaga penelitian di CommerceNet meramalkan sebagian besar pembeli akan berhasil mengatasi penghalang tersebut setelah beberapa tahun mendatang. Grant mengatakan jika saja pada halaman Web dapat dibuat label yang memberikan informasi tentang produk dan harganya, akan sangat memudahkan untuk mencari (search engine) menemukan sebuah produk secara online. Hal tersebut belum terjadi memang karena sebagian besar merchant ingin agar orang menemukan hanya produk mereka tapi bukan kompetitor-nya apalagi jika ternyata harga yang diberikan kompetitor lain lebih murah. Untuk sistem bisnis-ke-bisnis, isu yang ada memang tidak serumit di atas, akan tetapi tetap ada isu-isu serius. Seperti para pengusaha belum punya model yang baik bagaimana cara mensetup situs e-commerce mereka, mereka mengalami kesulitan untuk melakukan sharing antara informasi yang diperoleh online dengan aplikasi bisnis lainnya. Masalah yang barangkali menjadi kendala utama adalah ide untuk sharing informasi bisnis kepada pelanggan dan penyalur (supplier) hal ini merupakan strategi utama dalam sistem e-commerce bisnis ke bisnis. Kunci utama untuk memecahkan masalah adalah merchant harus menghentikan pemikiran bahwa dengan cara menopangkan diri pada Java applets maka semua masalah akan solved, padahal kenyataannya adalah sebetulnya merchant harus merestrukturisasi operasi mereka untuk mengambil keuntungan maksimal dari ecommerce. Grant mengatakan, “Ecommerce is just like any automation – it amplifies problems with their operation they already had.”

KESIMPULAN

Dengan pemanfaatan dan penggunaan teknologi internet diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar terhadap dunia bisnis yang kompetitif tersebut. Perusahaan yang mampu bersaing dalam kompetisi tersebut adalah perusahaan yang mampu melakukan implementasi teknologi ke dalam perusahaannya. Salah satu jenis implementasi teknologi dalam hal meningkatkan persaingan bisnis dan penjualan produk-produk adalah dengan menggunakan electronic commerce (e-commerce) untuk memasarkan berbagai macam produk atau jasa, baik dalam bentuk fisik maupun digital. Dengan adanya layanan electronic commerce (e-commerce) ini maka pelanggan dapat mengakses serta melakukan pesanan dari berbagai tempat. Dengan adanya era teknologi yang canggih saat ini para pelanggan yang ingin mengakses e-commerce tidak harus berada di suatu tempat, hal itu dikarenakan di kota kota besar di Indonesia telah banyak tempat tempat yang menyediakan suatu fasilitas akses internet hanya dengan menggunakan laptop/notebook ataupun dengan Personal Digital Assistant (PDA) dengan menggunakan teknologi wifi.

Sumber :  https://orasibisnis.files.wordpress.com/2012/05/dewi-imarwati_pemanfaatan-e-commerce-dalam-dunia-bisnis.pdf

Read More